Spanyol dan Jerman, Pendikte Terbaik Jalannya Pertandingan

Euro 2016

Piala Eropa 2016 telah memasuki tahap penyisihan dengan mengadu 16 tim yang lolos dari babak sebelumnya. Sebanyak 73 gol telah tercipta dari 39 pertandingan yang dimainkan, dengan rataan 1,87 gol per pertandingan.

Dari seluruh pertandingan yang telah dijalankan tersebut, UEFA mencatat Spanyol dan Jerman menjadi negara yang paling mahir mendikte jalannya pertandingan ketika berlaga menghadapi lawan-lawannya.

Laman UEFA mencatat, Spanyol paling unggul dalam hal umpan-mengumpan dengan tingkat keberhasilan mencapai 93 persen. Sergio Ramos dkk berhasil melakukan sebanyak 1.876 umpan dari 2.023 umpan yang ditendang. Sementara dari 1.967 umpan yang dilakukan para pemain Jerman, sebanyak 91 persen diantaranya sukses diterima rekannya atau 1.794 umpan.

Namun dari sisi penguasaan pertandingan, Mesut Ozil cs lebih baik dibandingkan Spanyol. Tim Panser bisa menguasai rata-rata 65 persen jalannya pertandingan dibandingkan Spanyol yang hanya mampu menguasai bola 61 persen setiap kali bermain.

Data lain yang menarik, adalah Portugal menjadi tim yang paling rajin mengetes keandalan kiper lawan. Sebanyak 74 tembakan dilepaskan Luis Nani dkk, terdiri dari 31 tembakan meleset dari gawang, 24 tembakan menemui target, dan 19 lainnya berhasil di blok kiper.

Swiss, yang tadi malam tersingkir usai drama adu pinalti melawan Polandia menjadi tim kedua yang paling rajin mencoba keberuntungan. Xherdan Shaqiri dan rekan-rekannya melakukan sebanyak 71 tembakan yang 26 diantaranya di blok oleh kiper, 25 tembakan meleset dari target, dan 20 lainnya mencapai target.

Sementara dari statistik individu, penyerang Wales Gareth Bale, gelandang Perancis Kingsley Coman, dan penjaga gawang Islandia Hannes Halldorsson menorehkan catatan terbaik.

Bale menjadi top skor sementara Piala Eropa 2016 dengan tiga gol, sama dengan torehan gol striker Spanyol Alvaro Morata. Namun, beruntung Bale mengoleksi satu assist yang menempatkannya di posisi lebih unggul ketimbang striker Juventus.

Sementara, Kingsley Coman disebut UEFA memiliki catatan pemain dengan kecepatan tertinggi sepanjang kejuaraan tersebut berlangsung. Coman mampu berlari 33 kilometer (km) per jam dalam suatu pertandingan yang telah dijalani Perancis. Sementara pemain lainnya seperti Josh Magennis, Emre Mor, Sime Vrsaljko, Yannick Carrasco 1 km per jam lebih lambat dibandingkan gelandang Bayern Munchen tersebut.

Statistik terakhir yang tidak kalah menariknya datang dari posisi penjaga gawang. Siapa sangka Manuel Neuer, Gianluigi Buffon, David de Gea, kalah rajin menghalau bola dibanding Hannes Halldorsson, kiper tim nasional Islandia dan klub Norwegia Bodo. Halldorsson telah melakukan 19 kali penyelamatan, disusul kiper Irlandia Utara Michael McGovern sebanyak 17 penyelamatan dan kiper Rusia Igor Akinfeev sebanyak 14 penyelamatan.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*