Kalah Telak di Ujicoba Terakhir, Italia Kian Termotivasi

Antonio Conte

Meski punya rekor bagus atas Jerman, Italia menderita kekalahan telak dari lawannya itu di laga ujicoba terakhir. Akankah tren apik Italia akan berlanjut?

Memainkan laga perempatfinal, Gli Azzurri akan menantang sang juara dunia di Stade Malmut-Atlantique, Bordeaux, Minggu (3/7/2016) pukul 02.00 WIB. Italia bermodalkan rekor tidak terkalahkan dari Jerman dalam delapan pertemuan di turnamen internasional.

Kemenangan terakhir Italia atas Jerman terjadi di babak semifinal Piala Eropa 2012 dengan skor 2-1. Mario Balotelli membawa Italia unggul dua gol lebih dulu sebelum Mesut Oezil mencetak gol hiburan dari titik putih di penghujung pertandingan.

Setelahnya, kedua negara bertemu lagi dalam dua partai ujicoba. Hasilnya? Jerman tidak terkalahkan dengan memetik hasil seri 1-1 pada November 2013 sebelum menang telak 4-1, Maret 2016 silam.

“Kedua tim sudah berubah sejak saat itu. Laga itu mengajarkan kami banyak hal, itu adalah sebuah kekalahan besar dari tim juara dunia,” ujar pelatih Italia Antonio Conte di Football Italia. “Kami kami menghadapi mereka lagi dan dengan ekstra motivasi. Mari kita lihat apakah jarak di antara kami bisa berkurang atau malah meningkat.”

“Jerman memiliki segalanya untuk menjadi tim kuat karena mereka memiliki teknik, bakat, dan fisik. Mereka terorganisir dan menurut pandangan saya, mereka adalah tim paling komplet di dunia. Kami menilai Jerman adalah lawan terbaik di turnamen ini,” lanjut dia.

“Kami hars membatasi pergerakan lawan kami juga menyakiti mereka. Ini adalah perempatfinal jadi kalau kami ingin maju maka harus menyerang tapi juga tidak lupa bertahan. Ini adalah laga knockout, Anda lolos atau tersingkir jadi sangat penting,” kata mantan pelatih Juventus ini.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*