Wenger Akui Merasa Bersalah Usai Arsenal Gagal Juara Musim Lalu

Arsene Wenger menyimpan rasa bersalah setelah Arsenal dikalahkan Leicester City dalam perebutan gelar musim lalu. Tapi Leicester disebutnya memang layak juara.

Meski mengawali 2015-16 dengan lambat, The Gunners mampu memuncaki klasemen saat pergantian tahun. Sayangnya, performa Arsenal menuruh di paruh musim kedua.

Leicester tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menyabet titel juara liga pertama dalam 132 tahun sejarah klub, sekaligus mempecundangi klub-klub raksasa Inggris. “Hiburan” Arsenal hanyalah berhasil finis di atas rival sekotanya Tottenham Hotspur dengan menghuni peringkat kedua, dengan selisih 10 poin dari Leicester.

“Semua klub besar, kami mengalami sebuah musim yang buruk: penyesalan dan sebuah perasaan bersalah,” kata Wenger kepada Sky Sports. “Tapi hal itu akan mengambil sesuatu dari Leicester, yang memiliki sebuah tim luar biasa.”

“Perasaan bersalah karena Anda tidak menyangka Leicester akan memenangi liga, jadi orang lain bilang kami seharusnya finis di depan Leicester,” sambung manajer Arsenal itu.

“Tapi Leicester memang juara yang pantas. Orang-orang akan memahami kalau Anda kalah dari Man City, Man United, Liverpool, Tottenham — tidak Tottenham — tapi semua klub besar lainnya.”

Musim ini niscaya akan lebih kompetitif dari musim-musim sebelumnya. Menyusul kehadiran sejumlah manajer top baru yaitu Josep Guardiola dan Antonio Conte.

“Ini adalah musim yang sangat menarik dan menjanjikan sesuatu yang berbeda karena ada banyak ambisi di sana. Level ekspektasiya sangat tinggi. Mungkin Premier League lebih berat daripada sebelumnya,” nilai Wenger.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*