Pelatih Filipina Kecewa The Azkals Gagal Tembus 100 Besar Dunia

Tiga bulan jelang kick-off Piala AFF 2016, pelatih timnas Filipina, Thomas Dooley, mengingatkan Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) serta manajemen timnas agar menyeriusi agenda uji coba untuk timnya. Seperti dilansir di Manila Times (13/8/2016), Dooley mengungkapkan hal itu sebagai bentuk kekecewaan setelah mengetahui ranking FIFA terbaru Filipina yang hanya naik satu setrip.

Pada Kamis (11/8/2016), FIFA merilis ranking terbaru dan Timnas Filipina berada di peringkat ke-134. Lebih baik dari bulan lalu yang berada di urutan ke-135. Meski mengalami perbaikan peringkat, Dooley kecewa karena semestinya ada lonjakan signifikan sesuai target menembus 100 besar yang didengungkannya.

Filipina hampir mewujudkan keinginan itu kala berada di urutan ke-115 pada ranking FIFA bulan Mei lalu. Ketika itu, tidak hanya jadi pencapaian tertinggi sejak berstatus anggota FIFA, ranking itu juga yang tertinggi di antara negara ASEAN, termasuk mengalahkan Thailand. Kini, Filipina harus rela kembali disalip Thailand yang jadi nomor satu di ASEAN dengan berada di ranking ke-120.

“Ini hal yang jelek. Tujuan saya membawa tim masuk 100 besar dan jadi lebih menarik sponsor. Saya tak bisa mengatakan hal ini (ranking yang sekarang) cukup. Kesuksesan terletak pada hal-hal kecil. Orang yang tak tahu sepak bola, tidak akan paham hal semacam ini,” kata Dooley.

Pelatih asal Amerika Serikat itu menyesalkan kurangnya laga persahabatan sekaligus uji coba internasional berdampak mengganggu momentum the Azkals di pentas dunia. “Kami punya momentum setelah pertandingan terakhir tapi kami tak mampu menyelenggarakan dua pertandingan pada Juni lalu, entah apa alasannya. Itu berarti, kami turun 15 peringkat,” cetusnya.

Tidak heran, jelang Piala AFF 2016 dengan persaingan ketat di Grup A, Dooley meminta PFF lebih memerhatikan persoalan partai uji coba. Apalagi ia mengetahui bila dua uji coba dari serangkaian laga persahabatan yang sudah disusun, batal digelar. “Kami kehilangan kesempatan mencapai kesepakatan untuk beruji coba dengan Kanada dan Kosta Rika, Oktober mendatang,” ujarnya.

Alhasil, sejauh ini Philip Younghusband dkk. baru dijadwalkan beruji coba dengan Korea Utara di Beijing serta Kirgizstan dalam sistem kandang-tandang. “Negara lain tidak tidur, mereka jadi makin baik dan lebih baik. Bila kami tidak memperhatikan hal-hal kecil, peluang untuk sukses di Piala AFF bakal mengecil,” tegas Dooley.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*