Enrique : Memanfattkan Pemain yang serba bisa

“Di atas kertas, ini adalah skuat terbaik yang saya miliki dalam tiga tahun saya di Barca,” kata Enrique dalam konferensi pers jelang lawan Sampdoria di Juan Gamper Trophy. “Kami memiliki skuat yang telah diperkuat dengan cemerlang. Para pemain telah tiba (untuk musim baru) pada tingkat fisik yang sangat tinggi. Pada tahap awal ini sudah sangat positif,” tambahnya.

Pernyataan di atas awalnya sempat jadi bahan lelucon. Karena dilontarkan selang beberapa hari dari kekalahan telak 0-4 dari Liverpool. Kebobolan empat gol menunjukkan betapa rapuhnya pertahanan mereka kala itu. Messi dan Suarez di lini depan juga tak mampu berbuat banyak karena gagal menembus pertahanan Liverpool.

Walaupun statusnya merupakan persahabatan namun hal tersebut setidaknya mampu menjadi tolok ukur sejauh mana kesiapan Barca di musim ini. Tetapi ucapan Enrique tersebut ternyata bukan cuma isapan jempol, setelahnya mereka mampu bangkit.

Sampdoria mampu ditaklukkan dengan skor tipis 3-2, belum sempurna tapi ada beberapa perbaikan. Utamanya pada saat membangun serangan, lini tengah berhasil dikontrol dengan lebih baik. Beberapa pemain yang pindah posisi juga menunjukkan performa yang patut diapresiasi.

Puncaknya tentu ada pada saat mengalahkan Sevilla di ajang Piala Super Spanyol. Juara bertahan Europa League tersebut dikalahkan dengan agregat 5-0 dari dua leg yang dipertandingkan. Kemenangan yang tak cuma bisa membangkitkan mental bertanding jelang kompetisi, tetapi juga sebuah pembuktian bahwa skuat Barcelona sekarang memang cukup tangguh. Persis seperti yang keluar dari mulut Enrique sebelumnya.

Para pemain-pemain yang baru didatangkan musim ini juga berhasil menunjukkan permainan yang gemilang. Jordi Alba telah menemukan pelapis yang bahkan sudah nyaris menjadi pesaing sepadan dalam sosok Lucas Digne. Lini belakang, Samuel Umtiti sudah padu di lini belakang dan siap jadi pengganti jika Gerard Pique atau Javier Mascherano berhalangan tampil atau demi kebutuhan rotasi.

Begitu juga dengan Denis Suarez dan Andre Gomes yang bahkan sudah diberi kepercayaan tampil sejak awal di partai terakhir melawan Sevilla. Khusus nama terakhir, ia bahkan bisa bermain di berbagai posisi. Gelandang asal Portugal tersebut dapat ditempatkan sebagai gelandang tengah, gelandang serang, hingga penyerang sayap kanan maupun kiri.

Pemain-pemain serba bisa atau versatile seperti itu yang membuat skuat Barcelona musim ini dirasa cukup tangguh. Ketika Dani Alves hengkang ke Juventus, Aleix Vidal yang memang menjadi pelapisnya musim lalu harusnya naik kelas. Namun Enrique justru menempatkan Segio Roberto di pos tersebut, bahkan mungkin jadi pilihan utama hingga akhir musim karena bermain baik.

Arda Turan yang pada kedatangannya musim lalu diplot menggantikan peran Xavi Hernandez, sempat meredup. Namun di dua laga terakhir ia yang ditempatkan sebagai penyerang sayap kiri mampu menggantikan peran Neymar yang masih berlaga di Olimpiade.

Barcelona musim ini adalah Barcelona yang walaupun tak menonjol di bursa transfer namun memiliki skuat yang siap bersaing di semua kompetisi. Komposisi pemain begitu kuat menjadi pilihan mudah bagi Luis Enrique untuk merubah beberapa formasi. Perubahan-perubahan posisi beberapa pemain di atas juga membuat proses adaptasi di awal musim berlangsung lebih cepat.

Pekerjaan rumah mereka hanya tinggal mencari kiper yang sepadan dengan Claudio Bravo jika memang sulit mempertahan dia untuk tak hengkang ke Manchester City. Selain itu penyerang tengah tangguh yang cocok dengan skema taktik Enrique juga masih diperlukan, paling lambat hingga bursa transfer Januari.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*