Liga Inggris 2017/2018: Persaingan Para Manajer Top yang Kian Panas

31

Musim baru Premier League akan bergulir pekan ini. Adu strategi antara para manajer top di Liga Inggris bakal kian panas.

Antonio Conte menjadi yang terbaik bersama Chelsea di musim lalu. The Blues juga dibawanya meraih beberapa rekor, salah satunya catatan 30 kemenangan di sepanjang musim.

Selain Conte, masih ada beberapa manajer top lagi di Liga Inggris musim mendatang. Jose Mourinho masih menangani Manchester United. Josep Guardiola, yang puasa gelar musim lalu, masih ada di kursi manajer Manchester City, dan Arsene Wenger akhirnya bertahan di Arsenal lebih lama.

Sementara itu, Mauricio Pochettino masih dipercaya oleh Tottenham Hotspur menangani tim asal London utara itu. Sedangkan Everton, tetap ditangani oleh Ronald Koeman.

Tiga manajer lain, Rafael Benitez, Slaven Bilic, dan Frank de Boer juga meramaikan persaingan. Bilic masih menangani West Ham United. Sementara Benitez baru saja mengantar Newcastle United promosi dari Championship Division. De Boer, yang menganggur usai dipecat Inter Milan, mengadu nasib dengan menangani Crystal Palace.

Setelah gagal di musim lalu, Guardiola dan City langsung melakukan belanja besar. Lima pemain didatangkan untuk memperkuat skuat, total transfernya lebih dari 200 juta pound sterling.

Dengan tambahan pemain seperti Ederson, Kyle Walker, Benjamin Mendy, dan Danilo, City dijagokan akan memenangi gelar juara Liga Inggris. Setelah gagal meraih piala untuk pertama kali sebagai manajer, Guardiola jelas akan kian termotivasi lagi.

Sementara itu, Mourinho juga sudah mempersiapkan skuatnya agar bisa lebih bersaing untuk memperebutkan gelar juara Liga Inggris. Musim lalu, MU cuma finis di posisi enam. Kendati demikian, Setan Merah juga sukses besar dengan memenangi tiga trofi.

Victor Lindelof, Romelu Lukaku, dan Nemanja Matic sudah didatangkan untuk membuat skuat MU menjadi lebih seimbang. Selama pramusim, MU sudah menunjukkan performa yang oke dengan memetik enam kali kemenangan hasil dari tujuh kali bertanding.

Conte dan Chelsea jelas tak mau begitu saja menyerahkan trofi Liga Inggris yang digapai musim lalu ke tim lain. Dengan perubahan skuat yang tak begitu mencolok dibandingkan musim 2016/2017, The Blues jelas masih menjadi team to beat.

Alvaro Morata sudah didatangkan dari Real Madrid untuk menggantikan Diego Costa. Sementara Antonio Rudiger digaet untuk menambal pos lini pertahanan sepeninggal John Terry yang kontraknya habis.

Arsenal dan Wenger sudah mengakhiri saga perundingan kontrak baru. Keduanya sepakat untuk bersama dua tahun lebih lama. Wenger, yang sudah puasa gelar juara Liga Inggris lebih dari satu dasawarsa, jelas ingin memberi kado indah buat para pendukung Arsenal.

Alexandre Lacazette didatangkan dari Lyon agar Arsenal mempunyai goal getter yang lebih bisa diandalkan. Sementara Sead Kolasinac sudah didatangkan secara cuma-cuma. Dia menjadi pencetak gol Arsenal ke gawang Chelsea di ajang Community Shield.

Wenger harus bisa melakukan rotasi pemain dengan cermat agar tak keteteran. The Gunners juga akan berlaga di Liga Europa, yang membuat jadwal mereka lebih padat dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Klopp masih belum bisa mengantarkan Liverpool mengakhiri puasa gelar selama lebih dari dua dekade pada musim lalu. Mengantarkan Liverpool lolos ke Liga Champions musim depan menjadi prestasi terbaik Klopp di Liga Inggris 2016/2017.

Mohamed Salah sudah didatangkan untuk memperkuat lini depan. Ada juga Andrew Robertson, yang dibeli dari Hull City, untuk memperkuat lini pertahahan. Dengan skuat yang tak banyak berubah, Klopp masih yakin akan menjadi kandidat juara untuk musim depan.

Setelah satu musim absen, Benitez akhirnya mencicipi kembali atmosfer kasta tertinggi sepakbola Inggris itu. Status Benitez sebagai manajer peraih gelar juara Liga Champions bersama Liverpool, jelas akan membuat persaingan di Inggris kian sengit.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*