Franck Ribery Tergoda Tinggalkan Bayern Munchen

ribery

Pemain berusia 34 tahun itu telah nikmati kesuksesan yang spektakuler sejak ia datang ke Bayern dari Olympique Marseille pada 2007 lalu. Ribery ikut menangkan tujuh gelar Bundesliga, lima DFB-Pokals, Liga Champions dan Piala Dunia Klub bersama klub Bavaria tersebut.

Ribery juga telah berjuang pulih dari cedera selama beberapa musim terakhir, dan sudah kembali dengan performa apiknya di awal musim 2017/18. Ribery ikut mengklaim DFL-Supercup melalui adu penalti melawan Borussia Dortmund, sebelum aksinya dalam kemenangan Bayern di DFB-Pokal yang digelar di Chemnitzer. Bayern juga menang atas Bayer Leverkusen dan Werder Bremen di awal Bundesliga musim ini.

Pemain sayap asal Prancis tersebut mengaku, ia akan senang hati menyelesaikan karirnya di Allianz Arena. Namun, ia tidak bisa lepaskan gagasan untuk mencoba peruntungannya di luar negeri setelah satu dekade di Jerman.

“Saya ingin menangkan Liga Champions sekali lagi. Itulah impian saya, itulah adrenalin saya, motivasi saya,” ujar Ribery kepada Bild.

Saat ditanya apakah kemenangan di kompetisi Eropa akan membuat dia berpikir untuk menutup karirnya, Ribery menjawab, “Saya tidak bisa katakan apakah itu akan jadi musim terakhir saya. Saya fit dan sehat. Saya masih bisa bermain dua, atau tiga tahun lagi. Saya cinta sepakbola. Saya tidak mau duduk di rumah, saya ingin bermain terus”.

“Saya ingin pensiun di Bayern, Saya ingin tinggal di sini sampai akhir karir saya, tapi pindah ke luar negeri juga ada di benak saya,” tambahnya.

Ribery menegaskan dia memiliki pemahaman yang baik dengan pelatih kepala Carlo Ancelotti ketika harus mengatur waktu permainannya.

“Saya selalu ingin bermain, saya selalu haus gol, saya selalu ingin menang, tapi saya juga tahu kalau sekarang saya kadang-kadang butuh istirahat. Saya bisa mengerti, kalau saya hanya duduk di bench, setelah tiga atau empat pertandingan,” ujar Ribery.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*