Beny Wahyudi Mulai Nyaman di Madura tapi Cuaca Masih Jadi Kendala

1

Pemain baru Madura United, Beny Wahyudi, mengaku mulai merasa nyaman menjalani hari-harinya di Madura. Mantan pemain Arema FC tidak mengalami kesulitan beradaptasi meskipun ada satu hal yang membuatnya risau yakni cuaca yang terlalu panas.

Sebelum pindah ke Madura, Beny tinggal di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Kawasan ini termasuk masih dingin jika dibandingkan dengan wilayah lain di Malang sehingga dia harus bisa lebih cepat beradaptasi dengan cuaca di Madura yang panas.

“Adaptasi yang paling utama adalah cuaca yang panas, beda dengan saat masih di Malang,” kata Beny.

Sementara itu, soal beradaptasi dengan rekan-rekan satu timnya, Beny mengaku tidak mengalami banyak kesulitan. Pasalnya, ada beberapa pemain yang sudah dia kenal sejak lama meskipun ada beberapa situasi yang berbeda antara di Madura United dan di Arema FC.

“Perbedaan pasti ada karena saya sangat lama bermain di Arema. Harus beradaptasi lagi dengan teman-teman baru di Madura United,” ungkapnya.

“Suasana di sini sangat menyenangkan. Saya banyak bertemu dengan teman-teman yang sudah lama tidak bertemu satu tim seperti Engelberd (Sandi), Heri (Prasetyo) dan Munhar. Ini membuat saya merasa senang.”

Selain itu, Beny juga mengaku terkesan dengan situasi internal di Madura United. Pemain Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016 ini menilai Laskar Sape Kerrap punya potensi yang besar pada musim 2018. Target menjadi juara Liga 1 pun diusung oleh Beny.

“Madura United ini bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Musim lalu kan bersaing dalam perebutan juara juga,” ujarnya.

“Target saya? Tentu saja menjadi juara karena setiap pemain dan tim harus punya ambisi ke arah situ.”

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*