PSSI Cicil Utang ke La Nyalla Mulai Oktober 2018

PSSI 01

PSSI berjanji akan segera menyelesaikan utang lebih dari Rp13 miliar kepada mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti. Rencananya, utang tersebut akan dicicil sebanyak empat kali mulai Oktober 2018.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat resmi kepada La Nyalla sejak 27 Juli 2017. Hal itu merupakan bagian dari upaya beritikad baik dalam penyelesaian utang PSSI.

“Namun, sejak surat itu kami sampaikan tidak ada respons balik,” kata Tisha dikutip dari situs resmi PSSI.

Dalam surat kepada La Nyalla, dijelaskan Tisha, PSSI menawarkan solusi penyelesaian dengan pembayaran empat tahap. Jumlah yang akan dibayarkan di masing-masing tahapan nilainya 25 persen dari total utang.

Rencananya, cicilan pertama akan dimulai pada Oktober 2018 dan dilanjutkan dua bulan setelahnya, Desember 2018. Sedangkan cicilan ketiga diteruskan pada Oktober 2019 dan selesai di Desember 2019.

“Kami tetap memiliki itikad baik dan akan menyelesaikan utang kepengurusan PSSI yang sebelumnya. Kami juga menawarkan solusi penyelesaian yang kami harapkan bisa dipahami dan diterima dengan baik dan sportif oleh relasi kami yang merupakan masyarakat dari komunitas sepak bola Indonesia,” jelasnya.

Saat ini PSSI mengklaim tengah berusaha bangkit dan berupaya menyehatkan kembali roda organisasi pasca-dibekukan pemerintah dan mendapat sanksi FIFA pada 2015 lalu. Kondisi itu menyebabkan penyelesaian kewajiban PSSI akan dilakukan secara bertahap.

“Jika kondisi keuangan organisasi semakin membaik, kami akan melihat kemungkinan untuk mempercepat penyelesaian tahap tiga dan empat. Kami tidak pernah lepas tangan terhadap masalah ini. Kami sudah merespons dan menawarkan solusinya. Kami akan senang jika pak La Nyalla bisa memahami situasi ini dan menyelesaikan persoalan ini dengan mempertimbangkan itikad baik kami,” ungkap Tisha.

Sebelumnya, Kuasa Hukum La Nyalla Aristo Pangaribuan mengatakan PSSI dan PT Liga Indonesia belum juga membayar utang kepada kliennya. Aristo menyebut utang PSSI kepada La Nyalla sebesar Rp13,157 miliar, sementara utang PT Liga Indonesia mencapai US$700 ribu atau sekitar Rp9,1 miliar.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*