Ketika Mourinho Merasa Jadi The Special One Lagi Gara-Gara Media

Mourinho

Jose Mourinho kembali merasa spesial karena perlakuan media. Itu jadi ungkapan sarkas Mourinho karena ia merasa diperlakukan tidak adil.

Mourinho merujuk pada sering munculnya rumor ketidakharmonisan antara dirinya dan pemain Manchester United. Musim ini, manajer asal Portugal itu paling sering dikabarkan berselisih dengan Paul Pogba.

Hubungan antara Pogba dan Mourinho memang disebut-sebut sudah tidak harmonis sejak awal musim. Tensi kian tinggi ketika keduanya tertangkap kamera sedang adu mulut di satu sesi latihan.

Kabar-kabar terkait hubungannya dengan para pemain MU, bukan cuma Pogba, yang kerap disebut tidak harmonis membuat Mourinho kesal. Ia merasa diperlakukan berbeda dengan manajer klub lain.

“Di Manchester United, setiap ada pemain yang tidak main, selalu ada rumor, ada masalah. Yang pemain perilakunya tidak baik lah, atau manajer bertengkar dengannya,” ujar Mourinho seperti dikutip Guardian.

“Itu cuma terjadi di sini. Anda membuat saya merasa sangat spesial karena saya jelas berbeda dari yang lainnya.”

“Di Chelsea, ketika Willian tidak main, tidak ada masalah antara dirinya dan Sarri. Tidak pernah ada masalah ketika Gabriel Jesus tidak main di City, itu cuma keputusan wajar dari Pep. Ketika Naby Keita tidak main untuk Liverpool, mereka masih cinta Juergen (Klopp) dan Juergen menyukai mereka.”

“Di sini, ketika Paul (Pogba) dicadangkan, itu adalah masalah indisipliner. Ketika Alexis (Sanchez) tidak main, dia bertengkar dengan manajer. Di klub ini, pemain tidak bisa punya naik-turun yang wajar dan manajer tidak bisa melatih atau bicara soal pemain-pemainnya,” katanya.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*