Dipanggil Bareskrim Terkait Pengaturan Skor, BOPI Dicecar 23 Pertanyaan

14

Badan Olahraga Profesional (BOPI) juga dipanggil Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dengan masalah pengaturan skor sepakbola indonesia. Ketuanya, Richard Sam Bera, dicecar 23 pertanyaan.

Bareskrim Polri memanggil sejumlah pemangku kepentingan sepakbola, terkait kasus pengaturan skor di Indonesia. Salah satunya BOPI. Di kantor Bareskrim, Gedung Ombudsman Jl. Rasuna Said Kav. C-19 Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018), BOPI datang memenuhi panggilan. Richard selaku ketua dan Sekjen BOPI Andreas Marbun dimintai keterangan.

Keduanya diperiksa setelah Januar Herwanto, manajer Madura FC diperiksa. Sebelumnya Januar dicecar soal pertandingan PSS Sleman vs Madura FC, yang dituding telah diatur berkat gol offside yang cukup jauh.

Richard dan Marbun diperiksa sejak pukul 13.00 WIB, Richard keluar sekitar pukul 17.00 WIB. Ia pun menjelaskan pemanggilannya kepada awak media.

“Terkait materi pemeriksaannya, tadi lebih kepada siapa yang bertanggung jawab. Tidak ada pertandingan khusus yang disorot polisi, lebih ke umum dulu,” kata Richard.

“Tadi ada 23 pertanyaan. Tidak ada soal PSS Sleman vs Madura FC. Ada pertanyaan soal itu, tapi yang kami ketahui jadwalnya memang ada,” dia menambahkan.

Selain BOPI dan Januar, Bareskrim hari ini juga memanggil Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlinton Siahaan, namun keduanya tidak hadir.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*