Alasan Benatia ke Qatar: Ingin Anak-anaknya Tumbuh di Lingkungan Islam

Medhi Benatia baru saja resmi bergabung dengan tim Qatar, Al Duhail. Salah satu alasannya pindah ke sana adalah agar anaknya tumbuh dalam lingkungan Islam.

Benatia memutuskan hengkang dari Juventus dan pindah ke Qatar pada bursa transfer Januari. Keputusan bek 31 tahun itu dipertanyakan karena sebenarnya banyak tim besar yang mengantre mendapatkan tanda tangannya.

AC Milan, Manchester United, Arsenal, hingga Olympique Marseille dikabarkan sangat tertarik dengan bek Maroko itu. Namun, Benatia memilih jalan berbeda.

Benatia akhirnya diperkenalkan secara resmi sebagai pemain baru Al-Duhail. Dalam konferensi pers, Jumat (8/2/2019) kemarin, Benatia mengungkapkan alasannya menolak sejumlah klub besar Eropa dan memilih main di Liga Qatar. Salah satunya adalah keinginan agar kedua anaknya, Kays dan Lina, bisa berkembang di lingkungan yang Islami. Seperti diketahui Benatia memang seorang muslim yang taat dan dalam sedekade lebih, kariernya banyak dihabiskan di Eropa.

“Saya pikir semua pihak harus menghormati keputusan ini. Karena ini adalah yang terbaik untuk keluarga dan saya sendiri,” ujar Benatia dikutip Football Italia.

“Saya ingin anak-anak tumbuh di lingkungsan Islam. Saya juga memilih Qatar karena banyak pemain Maroko di sini. Al-Duhail adalah opsi terbaik buat saya dan keluarga. Saya ingin memenangi banyak trofi di sini,” sambungnya.

“Saya sudah pernah memakai jersey klub besar seperti AS Roma, Bayern Munich, dan Juventus. Saya juga memenangi beberapa trofi, tapi ada target lain dan rasanya kami bisa memenangi Liga Champions Asia,” tutur dia.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*