Pelatih Arema Siapkan Kejutan untuk Persib Bandung

Arema FC akan menjamu Persib Bandung di leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia, pada Jumat (22/2) sore WIB, di Stadion Kanjuruhan. Kedua tim bermain imbang 1-1 di leg pertama di Stadion Si Jalak Harupat.

Pelatih Milomir Seslija sudah menyiapkan kejutan untuk tim tamu dalam laga ini. “Saya ingin memberikan Persib kejutan, karena mereka pasti sudah menebak gaya yang kami tampilkan dari pertemuan pertama. Mungkin jika kami kemarin memakai dua gelandang bertahan, bisa juga besok hanya satu atau bahkan tiga sekaligus. Kami masih ingin melihat kondisi terkini semua pemain,” beber Milo.

Arema akan tanpa Dedik Setiawan karena masalah cedera, sedangkan Pavel Smolyachenko sudah sembuh dari sakit demam berdarah.

“Dedik mengalami masalah kecil pada hamstringnya. Dia masih belum bisa mengikuti latihan. Saya tidak tahu apakah dia bisa dimainkan atau tidak, karena semuanya tergantung rekomendasi dokter. Tetapi saya sudah bersiap kehilangan dia, dan mulai melakukan adaptasi.”

“Banyak orang yang coba mengevaluasi Sunarto, tapi saya coba luruskan. Sunarto pemain yang fantastis, dia bisa naik turun membantu serangan dan pertahanan. Dia secara fisik baik, dan bahkan lebih cepat dibandingkan full back mereka [Henhen Herdiyana],” jelas Milo.

“Memang satu peluang gagal diselesaikan, karena bola memantul yang tidak mudah. Tetapi apakah Sunarto bakal bermain besok, semua masih dilihat di sesi terakhir, karena Nasir dan Rivaldy juga menunjukkan progres bagus di posisi serupa.”

Milo tak ingin anak asuhnya cepat puas, walau bisa mengimbangi Persib di Bandung.

“Semua masih berpeluang dengan persentase 50:50. Tidak ada yang lebih banyak dari itu karena laga masih ada 90 menit lagi. Lawan bisa saja nothing to lose, sementara kami terbebani untuk menang. Tapi itu tidak boleh terjadi, dan kami harus sabar,” ujar Milo.

“Kehilangan Esteban [Vizcarra] tidak akan mengurangi kekuatan Persib. Sepakbola selalu 11 melawan 11. Jika Esteban tidak main, Persib tetap bakal bermain dengan 11 pemain. Saya tidak fokus kekuatan mereka berdasar satu-dua pemain.”

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*